Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khutbah Jumat

Khutbah Jumat : Bulan Sya'ban Sebagai Persiapan untuk Menyambut Berkah Ramadhan

Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh banyak orang. Letaknya berada di antara dua bulan besar, yaitu Rajab dan Ramadhan. Karena fokus kita sering tertuju pada Ramadhan, maka Sya’ban kerap terlewat begitu saja tanpa persiapan yang matang. Padahal, Rasulullah ﷺ telah mengingatkan kita tentang keutamaan bulan ini. Beliau bersabda: “Itulah bulan yang sering dilalaikan manusia, yaitu bulan antara Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah, dan aku senang ketika amalanku diangkat aku dalam keadaan berpuasa.”
(HR. An-Nasa’i) Hadits ini mengandung pelajaran yang sangat dalam. Pertama, Rasulullah ﷺ menyebut Sya’ban sebagai bulan yang dilalaikan manusia. Artinya, banyak orang kurang memanfaatkan bulan ini untuk beribadah. Kedua, Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal kita kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Jika amal kita akan dihadapkan kepada Allah, maka sudah sepatutnya kita memperbaiki kualitas ibadah dan amal saleh kita, bukan justr...

Khutbah Jumat: Nikah Dulu atau Mapan Dulu?

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Jamaah yang dirahmati Allah, Pada kesempatan kali ini kita akan membahas satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan pemuda dan orang tua: “lebih baik nikah dulu atau mapan dulu?” Pertanyaan ini sederhana, tetapi dampaknya besar bagi kehidupan. 1. Islam Menganjurkan Menikah Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya.” (QS. An-Nur: 32) Ayat ini menunjukkan bahwa kemiskinan bukan penghalang utama untuk menikah , selama ada ikhtiar dan tawakal kepada Allah. Bahkan Allah sendiri menjanjikan kecukupan setelah menikah. Begitu juga sabda Nabi SAW: “Wahai para ...

Khutbah Jumat : Rizki Tidak Datang Kepada yang Diam.”

  Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah, Saya wasiatkan kepada diri saya sendiri dan juga kepada jamaah sekalian untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala , dengan takwa yang sebenar-benarnya. Takwa adalah bekal terbaik dalam hidup dan kematian. Pada kesempatan Jumat yang mulia ini, khutbah kita mengangkat tema: “Rizki Tidak Datang Kepada yang Diam.” Sering kali kita berpikir bahwa rizki akan datang dengan sendirinya. Duduk saja, menunggu keberuntungan, berharap mukjizat datang dari langit. Padahal, rizki itu datang setelah ada gerak, ada usaha, ada ikhtiar. Tidak cukup dengan berdoa sambil duduk diam, tapi harus dibarengi dengan tindakan nyata. Bayangkan seseorang sedang haus di dalam masjid. Ia duduk diam, tidak bersuara, tidak bergerak. Apakah hausnya akan hilang? Tidak. Tapi kalau dia bangkit, melangkah, lalu berkata, "Pak, saya haus sekali. Bolehkah saya minta air?" Maka dengan izin Allah, air itu keluar. Bahkan mungkin bukan hanya air...

Al-Qur'an Sebagai Petunjuk: Doa Nabi Ibrahim

Gambar
    Al-Quran merupakan kitab suci umat islam, sebagai pedeoman untuk menjalani kehidupan didunia dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal dan abadi yaitu akhirat. Apakah kita selama hidup didunia hingga sekarang sudah menyiapkan bekal kita untuk menuju kehidupan akhirat, perlu kita tanyakan pada diri kita pribadi apabila kita merasa belum mempunyai bekal yang cukup dan masih menyianyiakan waktu yang diberikan oleh Allah untuk kita mencari bekal dengan hidup didunia ini maka bersegeralah untuk mencari pahal/bekal supaya kita Melawati kehidupan diakhirat tanpa ada ras penyesalan. Kemudian bekal seperti apa yang harus kit acari, bekal seperti apa yang harus kita siapkan untuk kehidupan diakhirat, semuanya sudah dijelaskan didalam Al-Quran karena Al-Quran adalah petunjuk bagi umat manusia untuk membedakan mana yang baik dan buruk, tentunya hal yang baik yang kita lakukan akan menjadi bekal diakhirat bahkan dunia, dan yang buruk akan kita pertanggungjawabkan diakhirat d...

AMALAN UTAMA DIBULAN ZULHIJJAH

Gambar
  AMALAN UTAMA DIBULAN ZULHIJJAH   Kita bersyukur kepada Allah yang telah mempertemukan kita dengan salah satu bulan yang paling mulia, yaitu bulan Zulhijjah. Sebuah bulan yang di dalamnya terdapat dua ibadah besar yang menunjukkan keikhlasan, ketundukan, dan cinta seorang hamba kepada Tuhannya, kita bersyukur dengan cara memaksimalkan potensi yang kita miliki untuk melaksanakan ibadah, yaitu puasa Hari Arafah dan ibadah qurban. Hari Arafah adalah salah satu hari paling agung dalam kalender Islam. Bagi jamaah haji, Hari Arafah adalah puncak dari ibadah haji, di mana mereka berdiri di Padang Arafah untuk berdoa, bertaubat, dan memohon ampunan. Bahkan Rasulullah ﷺ bersabda: “Al-Hajj Arafah” "Haji adalah Arafah." (HR. Tirmidzi) Hadis ini menunjukkan betapa pentingnya hari tersebut dalam rangkaian ibadah haji. Namun bagi kita yang tidak menunaikan ibadah haji, jangan merasa kehilangan! Allah tetap memberikan kesempatan emas melalui puasa di hari Arafah, sebuah amal...

Khutbah Jumat terbaru : Kewajiban Ibadah Haji Dalam Islam

Gambar
  Kewajiban Ibadah Haji Dalam Islam   Khutbah Pertama :   إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْه ُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ . اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اما بعـد قال الله تعالى: اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ . يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا Ma’asyiral Muslimin Rahimakumullah, Marilah kita senantias...

KHUTBAH jUMAT : TAQWA SEBAGAI KUNCI IBADAH QURBAN

Gambar
  Khutbah Jum'at : "TAQWA SEBAGAI KUNCI IBADAH QURBAN". Ibadah qurban merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam, khususnya pada Hari Raya Idul Adha dan hari-hari tasyrik setelahnya. Ibadah ini termasuk sunnah muakkadah ibadah sunnah yang sangat ditekankan. Artinya, bagi mereka yang memiliki kemampuan, sangat dianjurkan untuk melaksanakannya. Jika seseorang melaksanakannya, ia akan mendapatkan pahala besar dari Allah, namun jika meninggalkannya tanpa alasan yang dibenarkan, maka ia telah melewatkan satu amalan mulia dan mengalami kerugian spiritual. Hakikat dari ibadah qurban bukan hanya menyembelih hewan, melainkan sebuah bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT (taqarrub ilallah). Dalam penyembelihan itu terkandung nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan bentuk ketaatan total kepada perintah Allah SWT. Qurban bukan sekadar ritual, tetapi simbol dari kepatuhan hamba kepada Tuhannya. Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam firman-Nya:   ذَٰل...

KHUTBAH JUM'AT :PERBAIKI SALAT MU MAKA ALLAH AKAN MEMPERBAIKI HIDUPMU

Gambar
  Setiap manusia pasti mendambakan kehidupan yang baik. Baik dalam hal ekonomi, keluarga, maupun lingkungan. Kita semua pasti ingin hidup bahagia, sejahtera, aman, dan tenteram. Namun perlu kita sadari, bahwa dunia ini bukanlah tempat kebahagiaan yang sempurna. Dunia adalah tempat ujian dan cobaan. Kesempurnaan hidup hanya akan kita rasakan di surga kelak, bila Allah meridhai kita masuk ke dalamnya. Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-An’am ayat 32: وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ Artinya: "Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah permainan dan senda gurau." (QS. Al-An'am: 32) Ayat ini mengingatkan kita bahwa dunia bukanlah tempat tinggal abadi. Dunia hanyalah permainan, tempat persinggahan sementara, dan ladang amal untuk meraih kehidupan akhirat. Dunia bisa diibaratkan seperti anak-anak yang sedang bermain ada yang menang, ada yang kalah, dan semua hanya sebatas senda gurau. Namun demikian, sebagai orang beriman, kita tetap berupaya m...