Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Jangan Lewatkan Sehari Tanpa Al-Qur’an”

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat iman, nikmat Islam, dan nikmat waktu luang. Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ , keluarga, sahabat, dan seluruh umat yang istiqamah mengikuti sunnah beliau hingga akhir zaman. Saudaraku yang dirahmati Allah, Dalam perjalanan hidup ini, kita sering merasa gelisah, resah, dan kehilangan arah. Kadang masalah datang bertubi-tubi. Pikiran penat, hati sempit, dan bahkan doa pun terasa berat. Maka pertanyaannya: Apa yang bisa jadi penenang hati kita? Rasulullah ﷺ pernah bersabda bahwa di dunia ini ada tiga hal yang bisa menjadi penguat bagi hati dan pengangkat derajat manusia. Yang pertama adalah shalat , yang kedua adalah Al-Qur’an , dan yang ketiga adalah zikir dan doa . Hari ini saya ingin fokus pada yang kedua: Al-Qur’an . Saudaraku, Jangan pernah lewatkan satu hari pun tanpa membaca Al-Qur’an. Walaupun hanya satu ayat . Saya ulangi: walaupun ha...

Makna dan Nilai Pembelajaran dari Bulan Al-Muharram: Momentum Transformasi Diri

Gambar
  Bulan Al-Muharram adalah salah satu bulan yang sangat dimuliakan dalam ajaran Islam. Bukan sekadar bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah, Al-Muharram memiliki dimensi spiritual yang dalam, yang memberikan kesempatan luas kepada setiap muslim untuk melakukan introspeksi dan transformasi diri menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih saleh. Dalam konteks ini, Al-Muharram hadir sebagai momentum pembelajaran dan pelatihan ruhani , yang berakar pada ajaran langsung dari Allah SWT dan Rasul-Nya SAW. 1. Al-Muharram sebagai Bulan Suci dan Momentum Hijrah Ruhani Dalam Al-Qur’an, Allah SWT secara eksplisit menyebutkan bahwa dari dua belas bulan yang ditetapkan sejak penciptaan langit dan bumi, ada empat bulan yang dimuliakan (bulan hurm) . Hal ini ditegaskan dalam Surah At-Tawbah ayat 36 : "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (suci). Itulah (ketetapan) a...

Shalat: Bimbingan Ilahi tentang Inti Kehidupan Manusia

Gambar
      Dalam setiap gerakan, bacaan, dan tata cara yang terdapat dalam ibadah shalat, terdapat pelajaran yang mendalam tentang inti kehidupan manusia. Shalat bukan sekadar aktivitas ritual yang dilakukan lima kali sehari secara otomatis. Ia adalah bentuk komunikasi spiritual yang penuh makna, yang setiap detailnya mencerminkan nilai-nilai kehidupan, keteraturan, kerendahan hati, dan hubungan yang erat antara manusia dengan Tuhan dan sesama. Gerakan Bukan Sekadar Gerakan Seringkali kita melihat orang mengangkat tangan dalam takbir tanpa menyadari bahwa gerakan itu merupakan simbol kepasrahan total kepada Sang Pencipta. Ketika seseorang mengangkat kedua tangan setinggi telinga dan mengucapkan “Allahu Akbar”, sesungguhnya ia sedang melepaskan segala urusan dunia di belakangnya, dan menghadapkan dirinya sepenuhnya kepada Tuhan. Ini adalah titik nol manusia dalam sehari, sebuah “reset” spiritual di tengah hiruk-pikuk dunia. Mengapa tangan kanan menutup tangan kiri? ...

Al-Qur'an Sebagai Petunjuk: Doa Nabi Ibrahim

Gambar
    Al-Quran merupakan kitab suci umat islam, sebagai pedeoman untuk menjalani kehidupan didunia dan mempersiapkan bekal untuk kehidupan yang kekal dan abadi yaitu akhirat. Apakah kita selama hidup didunia hingga sekarang sudah menyiapkan bekal kita untuk menuju kehidupan akhirat, perlu kita tanyakan pada diri kita pribadi apabila kita merasa belum mempunyai bekal yang cukup dan masih menyianyiakan waktu yang diberikan oleh Allah untuk kita mencari bekal dengan hidup didunia ini maka bersegeralah untuk mencari pahal/bekal supaya kita Melawati kehidupan diakhirat tanpa ada ras penyesalan. Kemudian bekal seperti apa yang harus kit acari, bekal seperti apa yang harus kita siapkan untuk kehidupan diakhirat, semuanya sudah dijelaskan didalam Al-Quran karena Al-Quran adalah petunjuk bagi umat manusia untuk membedakan mana yang baik dan buruk, tentunya hal yang baik yang kita lakukan akan menjadi bekal diakhirat bahkan dunia, dan yang buruk akan kita pertanggungjawabkan diakhirat d...

"Hidup di Dunia, Menyiapkan Bekal untuk Akhirat"

Gambar
  Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman. Jamaah yang dirahmati Allah, Kita semua sepakat bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah sementara. Hidup kita seperti musafir yang sedang singgah sejenak, lalu akan melanjutkan perjalanan panjang menuju tempat yang abadi: akhirat . Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَـٰعُ ٱلْغُرُورِ "Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (QS. Al-Hadid: 20) Ayat ini menegaskan bahwa dunia ini hanyalah tempat ujian, bukan tujuan. Dunia adalah ladang amal, tempat menanam, sedangkan akhirat adalah tempat memanen hasil dari apa yang kita tanam hari ini. Hadirin yang dirahmati Allah, Seringkali kita terlalu sibuk mengejar urusan dunia. Kita sibuk bekerja, mencari harta, m...

Gaya hubungan suami istri yang baik menurut islam

Gambar
    🕌 1. Seks dalam Islam adalah Ibadah Rasulullah SAW bersabda: “Dan pada kemaluan salah seorang dari kalian terdapat sedekah.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah jika seseorang menyalurkan syahwatnya ia mendapat pahala?” Rasul menjawab, “Bagaimana pendapat kalian jika ia menyalurkannya pada yang haram? Bukankah ia berdosa? Maka jika ia menyalurkannya pada yang halal, ia mendapat pahala.” ( HR. Muslim ) Artinya, hubungan seksual dalam pernikahan adalah ibadah , dan dapat menjadi sumber pahala jika dilakukan dengan niat dan adab yang benar.   ❤️ 2. Saling Memperhatikan Kebutuhan Islam tidak membenarkan salah satu pasangan mengabaikan kebutuhan seksual pasangannya. Baik suami maupun istri berhak merasakan kenikmatan dan perhatian. Rasulullah SAW bersabda: “Jika seorang suami mengajak istrinya ke tempat tidur, lalu ia menolak hingga suaminya marah semalam suntuk, maka para malaikat melaknatnya sampai pagi.” ( HR. Bukhari dan Muslim ...

Refleksi Jiwa: Keyakinan di Tengah Ujian Hidup

Gambar
    Sering kali dalam perjalanan hidup, kita merasa goyah. Kecemasan datang begitu saja, menyergap hati dan menyesakkan dada. Kita merasa gelisah, seperti dunia runtuh menimpa pundak sendiri. Rasanya masalah yang datang kali ini terlalu berat, terlalu besar untuk diselesaikan. Namun, saat itu terjadi, berhentilah sejenak dan renungkan satu hal: Apakah ini benar-benar masalah terbesar yang pernah kau hadapi? Jika kita jujur terhadap diri sendiri, mungkin jawabannya adalah tidak. Dulu, berapa banyak masalah yang telah datang menghampiri? Berapa kali air mata jatuh, dada terasa sesak, dan hati merasa lelah? Namun buktinya, kita ada di sini sekarang. Kita telah melewati semua itu. Ribuan tantangan, kesulitan, bahkan penderitaan yang dulu terasa mustahil dilewati, kini telah menjadi bagian dari masa lalu. Kita tidak hanya berhasil melalui semuanya, kita tumbuh, kita belajar, dan menjadi lebih kuat karena itu. Maka, mengapa kini kita merasa tak sanggup menghadapi yang satu i...

ALLAH MEMBERIKAN APA YANG KITA BUTUHKAN, BUKAN APA YANG KITA INGINKAN

Gambar
  Bayangkan seorang anak kecil yang menginginkan jeruk. Ia menangis, merengek meminta jeruk karena ia merasa itu yang terbaik dan paling enak. Namun, sang orang tua—atas saran dokter—tidak memberikannya jeruk, karena jeruk bisa membuat kondisi kesehatannya memburuk. Sebagai gantinya, orang tua itu memberikan apel. Sang anak mungkin kecewa, merasa tidak dipedulikan. Tapi setelah beberapa waktu, ia sadar bahwa ternyata apel lebih baik untuk kesehatannya saat itu. Inilah cermin dari apa yang sering terjadi antara kita dan Allah. 1. Keinginan vs Kebutuhan: Dua Hal yang Berbeda Kita seringkali berdoa dan meminta sesuatu kepada Allah: kelancaran rezeki, jodoh tertentu, pekerjaan impian, kesuksesan besar, dan lainnya. Tapi yang kita minta tidak selalu dikabulkan. Kita merasa sedih, kecewa, bahkan mempertanyakan: "Kenapa doa saya belum juga dikabulkan?" Padahal bisa jadi, apa yang kita minta itu hanyalah keinginan, bukan kebutuhan kita yang sesungguhnya. Allah, Yang Maha Men...

Kasih Sayang Allah dalam Sifat Rahman dan Rahim: Anugerah Tanpa Batas

Gambar
  Dalam Islam, kasih sayang Allah kepada hamba-Nya adalah aspek paling sentral dari pemahaman tentang Tuhan. Nama-nama Allah yang paling sering disebut dalam Al-Qur’an— Ar-Rahman (Yang Maha Pengasih) dan Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang)—menunjukkan dimensi kasih yang tak terhingga ini. Sifat Rahman adalah bentuk kasih sayang Allah yang mencakup semua makhluk, tanpa kecuali, di dunia ini. Sedangkan Rahim adalah kasih sayang spesial yang diberikan hanya kepada orang-orang beriman di akhirat kelak. Sifat Rahman adalah bentuk cinta universal Allah yang menembus batas-batas agama, bangsa, dan tingkatan amal. Semua manusia, bahkan yang tidak beriman, tetap merasakan nikmat kehidupan, udara, makanan, dan kesehatan. Semua itu berasal dari Rahman-Nya. Allah tidak membedakan dalam memberikan rezeki dan karunia dunia kepada makhluk-Nya. Ini adalah bentuk kasih sayang yang membuktikan bahwa Allah adalah Tuhan semesta alam. Sedangkan sifat Rahim memiliki cakupan yang lebih khusus. Ia ...

Kesembuhan, Niat, Ibadah, Doa, dan Allah: Jalan Menuju Pemulihan Hakiki

Gambar
      Dalam perjalanan hidup manusia, sakit adalah bagian dari ujian yang tidak bisa dihindari. Ia datang tanpa diundang, namun seringkali membawa pelajaran yang sangat dalam. Salah satu pelajaran terbesar dari sakit adalah bagaimana ia dapat menjadi jembatan yang mengantarkan manusia kepada kesadaran ruhani, memperkuat niat, memperdalam ibadah, memperbanyak doa, dan pada akhirnya—mengembalikan segalanya kepada Allah. Seseorang yang sedang diuji dengan sakit, sering kali mengalami pergolakan batin yang luar biasa. Rasa sakit yang menghimpit tubuh bisa membuat seseorang merasa lemah, tak berdaya, dan bahkan kehilangan semangat hidup. Namun dalam kelelahan fisik itu, lahirlah satu kekuatan yang tidak kasat mata: kekuatan harapan. Harapan akan kesembuhan. Dan lebih dari itu, harapan akan bisa kembali beribadah dengan khusyuk kepada Allah . Sebagaimana dalam kutipan yang menjadi inspirasi tulisan ini: "Ternyata kalau ingin disembuhkan dengan cepat, arahkan kesembuhan ...